Postingan

Menampilkan postingan dengan label hadiah buku

Pendeta, Refleksi dan Buku

Gambar
Pendeta, Refleksi dan Buku Foto: Nelci Therik Full of jokes, smiles and laughing in the marriage ceremony. Bila saya menggunakan frasa berbahasa Inggris seperti itu, hanyalah gaya pemanis di bibir artikel ini. Selanjutnya saya tetap akan menggunakan campuran bahasa, antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Melayu Kupang.  Catatan saya kali ini tentang satu seremonial yang khas pada masyarakat Kota Kupang dan pada umumnya di perkotaan Nusa Tenggara Timur. Suatu acara seremoni peminangan yang disebut maso minta. Beberapa artikel dalam blog ini telah saya urai sebelumnya. Berkali-kali dalam kesempatan maso minta, selalu akan diakhiri dengan ibadah syukur yang khas kaum Nasrani. Itulah sebabnya artikel ini saya beri judul seperti di atas. Saya tidak menulis secara urutan maju acara, tetapi saya mengurutkan secara mundur dari refleksi yang disampaikan pendeta, lalu saya kembali ke beberapa saat sebelum refleksi itu. Seremoni maso minta berakhir, lalu beberapa saat kemudian para presibter meny...