Postingan

Menampilkan postingan dengan label tebing

Seperti Bambu dan Tebing

Seperti Bambu dan Tebing Pada kesempatan mengikuti kebaktian persiapan peneguhan dan pemberkatan satu pasangan nikah masehi, kami beberapa orang tua boleh berbicara sebagai nasihat kepada pasangan nikah. Pemimpin kebaktian telah bersuara untuk maksud yang sama. Dua orang tua telah berbicara, bahkan seorang di antara keduanya itu berbicara lumayan lama, sehingga rasanya tidak perlu lagi seorang pun menambahkan nasihat. Walau begitu, seseorang yang duduk di samping saya tetap mendorong saya untuk dapat berbicara. Saya pun angkat bicara. "Pasangan nikah masehi yang berbahagia. Anda berdua akan segera masuk dalam upacara menurut agama yang anda anut. Nasihat dan peringatan Firman Tuhan telah disampaikan oleh hamba Tuhan yang melayani pada saat ini. Kami para orang tua hanya menambah. Saya tidak berbicara panjang lebar. Pendek saja." Saya menyambung, "Anda berdua, dan semua yang hadir di sini tentu ingat kata pepatah, bagai aur dan tebing. Aur itu bambu dan tebin...