Pengantin Adat, Pinang Hias, Pinang Berhadiah
Pengantin Adat, Pinang Hias, Pinang Berhadiah Januari 2020, tepatnya pada tanggal sepuluh, sepasang kekasih melangsungkan pernikahan di salah satu gedung gereja, di pinggiran kota So'e yang katanya kota dingin di Timor (Barat-NKRI). Keduanya mengikat janji setia sampai maut yang memisahkan. Singkat cerita, setelah janji setia itu diikarkan di hadapan pemuka agama, saksi, orang tua dan kerabat keluarga, mereka pun resmi menjadi suami-isteri. Lalu, sebagaimana lazimnya suatu ritual pernikahan, para kerabatpun dihadirkan dalam suatu resepsi yang dikemas sederhana nan apik. Dekorasi sederhana tak menyolok. Di sana ditempatkan satu wujud hiasan yang sesungguhnya biasa-biasa saja. Mengapa? Karena hal itu sudah lazim juga di beberapa acara serupa. Mereka menyebutkannya dengan istilah Pinang Baroit . Tepat atau tidaknya istilah itu, bukan suatu hal yang perlu diperdebatkan. Menariknya, beberapa kali saya menyaksikan bila pengantin menyediakan pinang baroit , maka pe...