Postingan

Menampilkan postingan dengan label adat perkawinan

Merenda Jejak Kecil

Gambar
 Merenda Jejak Kecil Foto: @Nelci Therik Malam tiba ketika seremoni maso minta berakhir. Para kerabat dan sahabat bergembira. Mereka bersama pasangan kekasih yang baru saja mendapatkan pengesahan perkawinan menurut hukum adat perkawinan. Pasangan kekasih ini telah sah sebagai suami-isteri. Sahnya perkawinan ini dimeriahkan dengan lagu dan tari yang khas. Para muda dengan kekhasannya, demikian kaum tua tak ketinggalan. Zaman terus menggulirkan pendekatan yang dibawa masuk dalam pentas-pentas kehidupan. Setibanya di rumah saya merefleksikan suasana malam maso minta i tu dengan bait pusi ini. Menari-nari jemari tanganku Merona merah penonton pentas Manakala tatapan mata berbinar-binar Diselipi bidik di lesung pipi Sesaat berdesir darah Badan berasa dipeluk kehangatan Hendak mencari ruang merdeka Pentas masih membeber musik Jemari tangan terus menari Koro'oto, 14 Mei 2022 Seharian pada 14 Mei 2022, kesibukan para kerabat demi suksesnya perhelatan akbar keluarga-keluarga yang mendukung ...

Dua nada beda Bungkusan

Gambar
Dua nada beda Bungkusan Foto: @Elfis Bani Malam itu hujan mengguyur permukaan bumi walau tidak sebanyak pada musim hujan. Intensitasnya cukup membasahi saja. Lalu makin malam saya masih duduk, membaca, lalu menulis puisi ini.  Gelap membungkus mayapada Saat butir-butir cairan langit jatuh bertebaran Tenang dan teduhnya rasa Bagai irama pengiring senja dimainkan Malam Kau tiada dapat menolak hujan Dan gemintang berkedip pun Tiada dapat menampik mendung Rembulan tersenyum saja di balik gumpalan awan Malam Kau tahu hari ini Kau akan terus merayapi mayapada Hingga fajar merekah Dan mentari pagi memancar Koro'oto, 14 Mei 2022 Saat hujan turun Pada 15 Mei 2022, upacara liturgis dalam rangka peresmian perkawinan menurut agama Kristen berlangsung untuk satu pasangan kekasih. Saya turut sekadar memberi andil pada pasangan kekasih ini  ketika menjadi Juru Bicara dalam seremoni maso minta.  Malam harinya, resepsi pun dilangsungkan dengan semarak. Di sana ada varian acara, termasuk s...

Menghalau Kecemasan

Gambar
Menghalau Kecemasan Foto: dokpri, Roni Bani Pada 13 Mei 2022, kami menghadiri acara seremoni maso minta di desa Manulai 1, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Bagian dari cerita ini dapat dibaca pada https://uminiibaki.blogspot.com/2022/05/tempat-sirih-pinang-kami-di-manulai-1.html. Suatu hal yang biasa saja, namun dikemas dengan gaya entertaint, sehingga acara ini kemudian menjadi menarik. Contoh frasa yang saya gunakan pada saat pengantin sudah tiba di tempat yang disediakan untuk keduanya. Manisnya madu tiadalah tiba-tiba. Lebah manakah yang akan meracuni dan menghancurkan sang bunga? Justru ia datang, merayu, mencumbu, meminta, ... barulah kita menikmati manisnya madu.   Frasa seperti itu dan sejumlah frasa lainnya telah menghias acara maso minta itu. Kerabat, sahabat, kenalan yang dikenal, berkenalan, terkenal dan memperkenalkan diri, semuanya tersenyum dan tertawa. Beberapa di antaranya sempat bertepuk tangan. Suatu acara maso minta yang biasa saja, namun kemasan p...

Awalnya Bisik-bisik Akhirnya Bising-bising

Gambar
 Awalnya Bisik-bisik Akhirnya Bising-bising Foto: Louis Bani Pdt. (emr) Semuel V. Nitti, M.Th, berkenan menghadiri seremoni maso minta sepasang kekasih di desa Manulai 1, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, NTT. Ia seorang mantan anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan juga pernah menjadi bagian penting dari ziarah Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor. Kehadirannya sebagai anggota rombongan dari keluarga Bani-Ratu Edo yang akan melaksanakan seremoni maso minta ini. Sang Pendeta Emiritus ini diminta secara khusus oleh rekannya yang juga seorang Pendeta Emiritus. Ia menyampaikan nasihat yang sangat bernas walau terasa bagai guyon belaka. Ia memulai dengan menyapa para pemangku di desa dan di dalam institusi keagamaan dalam desa Manulai 1. Selanjutnya bagai mengabsensi para pemangku, ia menyebut beberapa orang yang sedang mengemban tugas sebagai anggota presibiter, baik dalam fungsi sebagai pendeta, penatua atau yang pernah menjadi penatua, katanya, "Saya agak gu...

Pendeta, Refleksi dan Buku

Gambar
Pendeta, Refleksi dan Buku Foto: Nelci Therik Full of jokes, smiles and laughing in the marriage ceremony. Bila saya menggunakan frasa berbahasa Inggris seperti itu, hanyalah gaya pemanis di bibir artikel ini. Selanjutnya saya tetap akan menggunakan campuran bahasa, antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Melayu Kupang.  Catatan saya kali ini tentang satu seremonial yang khas pada masyarakat Kota Kupang dan pada umumnya di perkotaan Nusa Tenggara Timur. Suatu acara seremoni peminangan yang disebut maso minta. Beberapa artikel dalam blog ini telah saya urai sebelumnya. Berkali-kali dalam kesempatan maso minta, selalu akan diakhiri dengan ibadah syukur yang khas kaum Nasrani. Itulah sebabnya artikel ini saya beri judul seperti di atas. Saya tidak menulis secara urutan maju acara, tetapi saya mengurutkan secara mundur dari refleksi yang disampaikan pendeta, lalu saya kembali ke beberapa saat sebelum refleksi itu. Seremoni maso minta berakhir, lalu beberapa saat kemudian para presibter meny...

Jubir dan Buku

Gambar
Jubir dan Buku Foto: @LuisBani Jumat (13/05/22), empat rumpun keluarga bersatu setelah dijembatani keikhlasan cintan dan ikat dengan tali kemesraan persaudaraan, kekeluargaan demi perluasan kekerabatan. Rumpun-rumpun keluarga itu bertemu dalam satu acara yang khas masyarakat perkotaan dan sisirannya, khususnya di Kota Kupang. Acara yang dikemas apik menarik, yang dalam Bahasa Melayu Kupang disebut maso minta. Apa itu maso minta ? Acara ini sesungguhnya merupakan budaya peminangan yang khas pada masyarakat di Kota Kupang yang beragam etnis dan muasal entitas. Namun berpadu dalam satuan waktu yang lama untuk menemukan pendekatan baru demi mengantar pasangan-pasangan kekasih tiba di mahligai rumah tangga. Modifikasi-modifikasi dilakukan sedemikian rupa dengan pendekatan evolusi, ekonomis, efektitivitas dan efisiensi  agar terkikis secara perlahan tanpa terasa telah terjadi perubahan-perubahan pendekatan peminangan. Dua orang Juru Bicara (jubir) amat memegang peranan penting pada acar...

Uki 'maef ~ bonggol pisang

Gambar
Uki 'maef ~ Bonggol Pisang Mula Aksara Masyarakat adat Pah Amarasi (Amarasi Raya) dan pengguna Uab Meto' mengenal kata pada judul ini. Saya agak enggan menerjemahkannya langsung pada judul ini, namun saya teringat pembaca non pengguna Uab Meto' yang pasti akan bertanya tentang istilah itu. Maka, saya pun menerjemahkannya secara lurus, uki 'maef secara harfiah artinya, bonggol pisang. Ada ada dengan uki 'maef? Menarik sekali orang Amarasi Raya yang sering menjadi pembicara terdepan sebagai mafefa', juru bicara. Mereka akan menggunakan kalimat yang sederhana namun sarat makna. Dua di antara idiom yang selalu digunakan dalam percakapan hingga perarakan pengantin ke rumah pihak keluarga laki-laki, yaitu; 1)  beben uik ana' biasanya dipadankan dengan teuf ana'. 2) seib uik ana'. Aksara dalam Idiom Bermakna Saya pernah berbicara dalam satu kesempatan pada sepasang pengantin adat. Pada saat itu urusan pernikahan adat tidak sampai tunt...

Hukum Adat di Kalangan Orang Amarasi Raya (tulisan berseri)

Hukum Adat a-la Atoin’ Meto’ Amarasi Raya (1) Heronimus Bani Pengantar Hari Minggu, (8/9/19), seorang mahasiswa sekolah tinggi hokum mendatangi saya untuk berdiskusi setelah semalam sebelumnya ia mengirim pesan melalui aplikasi WhatsApp. Kami berdiskusi tidak seberapa lama berhubung kami mengalami kebingungan tentang materi yang ia bawa sebagai tugas dari dosen yang menugaskan. Menariknya diskusi yang tidak berapa lama ini jatuh pada permintaan sang dosen untuk mencatat dan mengurai sepuluh hokum adat yang berlaku di tengah-tengah kehidupan bersama. Saya agak merasa geli saja, berhubung terminology sepuluh hokum seperti Dasa Titah dalam Taurat/Torah. Kami berdiskusi. Hasil diskusi yang tidak seberapa itu saya minta untuk ditulis. Sementara saya sendiri mesti menulis yang sudah saya sampaikan dengan ulasan yang kiranya menjadi materi belajar pada diri sendiri dan komunitas pembaca yang mau membaca artikel ini. Pertanyaan muncul ketika harus menulis bagian ini adalah:...