Postingan

Menampilkan postingan dengan label subat

Kehidupan Seperti Apa di Balik Sana?

Gambar
Kehidupan Seperti Apa di Balik Sana? Dalam beberapa tulisan saya yang berhubungan dengan pengetahuan kebudayaan yang kiranya nuansanya bagai suatu aliran kepercayaan, saya beberapa kali menulis tentang upacara menguburkan jenazah dari orang yang dikasihi ketika meninggal dunia. Upacara yang khas orang Timor, khususnya di kalangan masyarakat adat Pah Amarasi, salah satu sub etnis di Timor. Upacara itu disebut Subat. Beberapa kali saya diminta menyajikan materi-materi yang khas seperti itu di kalangan anggota Presbiter dalam wilayah pelayanan GMIT Klasis Amarasi Timur. Para pendeta, penatua, diaken, dan pengajar secara berkelompok mengikuti paparan-paparan saya dalam pembagian wilayah yang disebut rayon. Suatu perkembangan yang menarik, ketika dalam diskusi-diskusi itu saya mendapatkan banyak masukan tentang roh orang mati dalam pengetahuan masyarakat lokal di bekas Swapraja Amarasi. Swapraja Amarasi itu sendiri dalam pengetahuan masyarakat adat, dikenal dengan istilah Pah Amarasi. Masya...

Hukum Adat di Kalangan Orang Amarasi Raya (seri-3)

Gambar
Subat, Upacara sekaligus Hukum Adat (3) Semua makhluk hidup di permukaan bumi ini, pada akhirnya akan mati. Manusia, salah satu di antara makhluk hidup sebagai yang diciptakan berbeda dengan makhluk hidup lainnya itu, pada akhirnya akan mati. Mati, sebagai kata atau istilah dalam Bahasa Indonesia ada pilihannya. Mati sebagai istilah yang terasa kurang sopan. Meninggal dan wafat, atau mangkat terasa lebih terhormat. Istilah manakah yang tepat? Seringkali itu hanyalah persoalan nilai rasa.  Orang Amarasi sendiri punya sebutan untuk kematian dengan metafor yang menarik. Berikut ini istilah-istilah yang sudah pernah dibahas dalam pertemuan-pertemuan ilmiah gerejani di Klasis Amarasi Timur. A.     Filosofi kehidupan dan kematian 1.       In nuut ee namsoup goen Frase pendek di atas in   nuut   ee   namsoup   goen,   bila diterjemahkan secara harfiah artinya, kayu bakarnya telah habis terbakar . Fras...